5 Aksi Konyol Penumpang Pesawat yang Berujung Penjara

Ada saja yang dilakukan penumpang pesawat baik di dalam maupun di luar negeri. Dari mulai bercanda mengucapkan kata-kata yang terlarang hingga melakukan aksi konyol dan iseng.

Akibat aksi konyol itu, mereka pun harus berurusan dengan kepolisian. Bahkan, sebagian ada yang dilarang naik pesawat untuk selamanya.

berikut aksi-aksi konyol penumpang pesawat yang dirangkum Ngawangkong.

  1. Buka pintu darurat
Pintu darurat
Ilustrasi pintu darurat pesawat.

Baru-baru ini, seorang penumpang pesawat Lion Air Thailand dengan nomor penerbangan SL940 ditangkap polisi karena berusaha membuka pintu darurat. Aksi iseng itu dilakukan pelaku saat pesawat hendak terbang dari Bandar Udara Don Mueang ke Wuhan, Hubei.

Dilansir Shangaiist, peristiwa itu terjadi saat pelaku pria yang berasal dari China tiba-tiba hendak membuka pintu darurat.

Sontak, ratusan penumpang kaget dan berteriak menegur pelaku. Seorang kru kabin atau pramugari pun segera menuju lokasi. Akibat kejadian itu, pesawat mengalami keterlambatan hingga 2 jam.

Kepada kru kabin, pria itu meminta maaf dan mengaku tidak tahu bahwa pintu darurat tidak boleh dibuka. Namun demikian, pria Tiongkok itu tetap dibawa polisi.

2. Lempar koin ke mesin pesawat

koin
Ilustrasi melempar koin di pesawat.

Aksi konyol juga kembali dilakukan penumpang asal China. Perempuan berusia 66 tahun bernama Wang melempar enam koin ke mesin sebuah pesawat Maskapai Tianjin yang hendak berangkat dari ibu kota Mongolia, Hohhot ke Kota Chifeng, Senin pagi (1,7,2019) lalu. Dia melempar koin sebagai bentuk berdoa agar perjalannya selamat dan lancar.

Beruntung, aksi itu diketahui seorang pekerja bandara. Akhirnya, pesawat ridak jadi terbang. Seluruh penumpang dipindahkan ke pesawat lain.

Sementara pelaku ditangkap aparat bandara dan ditahan di rumah detensi selama 10 hari.

3. Terlalu lama di toilet.

toilet pesawat
Ilustrasi toilet di pesawat

Aksi terjadi di pesawat EasyJet dengan rute penerbangan dari Kota Faro Portugal menuju Kota Sussex, Inggris. Seorang pria bernama Kieran Crwoley diciduk polisi karena terlalu lama berada di toilet pesawat.

Dilansir Independent sebagaimana dikutip Suara.com, awalnya Crowley mengurung diri selama 10 menit di toilet. Kru kabin pun mengetuk pintu toilet agar penumpang segera duduk kembali ke kursi dan memasang sabuk pengaman karena pesawat sebentar lagi akan mendarat.

Crowley pun keluar sambil mengumpat dan marah-marah. Ia lalu duduk. Namun tak lama kemudin, pria ini mengurung diri di toilet.

Aksi penumpang harus menunggu 40 menit di pesawat sebelum bisa turun. Crawley pun akhirnya diciduk dan disidang.

4. Wanita mabuk dan pesawat mendarat darurat

mabuk
Ilustrasi mabuk di pesawat

Insiden ini juga terjadi di pesawat EasytJet rute penerbangan Inggris ke Phapos, Yunani. Dilansir detik.com, Senin (31/5/2018), 4 orang wanita mabuk saat pesawat lepas landas. Bukan hanya mabuk, mereka juga berisik dan saling mencaci.

Kru kabin kesulitan untuk menanangani 4 wanita mabuk ini. Bahkan, salah satu kru kabin diludahi oleh penumpang mabuk itu.

Akibat kericuhan tersebut, pesawat mendarat darurat di Athena. Empat wanita mabuk itu pun harus berurusan dengan kepolisian.

5. Pamer alat kelamin

alat kelamin
Ilustrasi pamer alat kelamin

Seorang pria bernama Hatam Hamad dipenjara 6 minggu gara-gara pamer alat kelamin sambil mabuk di pesawat Maskapai British Air rute pnerbangan dari New Orleans ke Heathrow, London, Inggris. Peristiwa itu terjadi pada 15 Oktober 2018.

Dikutip detik.com, Senin (31/12/2018), awalnya istri Furius Vilmenay, salah seorang penumpang, barus saja keluar dari toilet bersama 2 anaknya. Mereka kemudian duduk.

Beberapa menit kemudian, muncul seorang penumpang pria yang belakangan diketahui bernama Hatam Hamad. Hatam yang dalam keadaan mabuk membuka resleting celananya dan mempertontonkan alat kelaminnya sendiri.

Situasi pun menjadi ricuh. Vilmenay menegur Hatam agar menutup kembali resleting celananya. Namun pelaku menolak, bahkan memukul Vilemay.

Akhirna pelaku diamankan kru kabin untuk selanjutnya diserahkan ke polisi. Pria ini akhirnya diadili hingga dipenjara selama 6 minggu.

Tinggalkan komentar