5 Kesalahan Fatal Kecantikan Ala Beauty Influencer

Nggak semua info yang diberikan influencer itu bisa diikuti lho. Sebab ada hal yang harus dibuktikan secara ilmiah, agar aman untuk kesehatanmu. Apalagi untuk kulit wajah, pastinya lebih sensitive dan nggak semua bisa ditaruh di wajahmu.

Tips yang diberikan influencer biasanya perawatan dari bahan alami. Bukannya semuanya buruk, akan tetapi perlu diperhatikan kalau skin care yang dipakai untuk wajah harus sesuai dengan standar kesehatan.

So, harus lebih berhati-hati ya gengs, jangan sampai malah merusak wajahmu. Berikut penjelasan ilmiahnya.

1. Menggunakan susu untuk wajah

Susu yang biasa diminum akan sangat sehat untuk tubuhmu. Tapi apakah sama baiknya bila ditaruh langsung pada kulit wajah?

Nah, karena itu perawatan wajah harus dikonsultasikan pada dokter kecantikan, yang memang ahli dibidangnya.

Susu mengandung lactic acid yang merupakan salah satu bentuk dari AHA. Selain itu, susu juga mengandung beragam vitamin dan mineral lainnya yang baik untuk tubuh. Susu juga mengandum fosfor, riboflavin, vitamin B12, kalium, zinc, thiamin, dan selenium. Bisa dibilang susu mengandung hampir setiap nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhmu.

Pernah dengar sebelumnya? Bahwa susu dapat mencerahkan kulit wajah, mengatasi jerawat, serta membantu meng-eksfoliasi kulit. Namun itu semua hanyalah mitos, jadi pastikan dulu ya gengs kebenarannya secara ilmiah.

Efek samping pada kulit

Berdasarkan Medline Plus : 65%
Manusia memiliki sensistivitas pada susu

– Menyebabkan gangguan pencernaan, tentunya bila kadarnya belebihan, serta efek samping pada kulit.
– Menggunakan susu langsung ditaruh pada kulit wajah dapat menyebabkan gatal-gatal, peradangan, dan kemerahan.

So, jangan coba-coba menaruhnya langsung pada wajah ya.

2. Menaruh pasta gigi di wajah

Mitos ini sudah ada sejak mimin masih kecil, pemakaian odol pada kulit wajah membantu mengeluarkan sebum dan komedo yang ada di wajahmu. Iya sih bisa mengeluarkan, namun apakah aman untuk kulit wajahmu?

Bahkan pasta gigi dipercaya dapat menyembuhkan jerawat, serta membuat wajah cerah dan glowing. Padahal pasta gigi dapat mengiritasi kulit wajahmu loh.

Karena kandungan pasta gigi mengandung bahan kimia, yakni triclosan. Triclosan dapat membunuh bakteri dan justru akan memperparah jerawat.

Pasta gigi biasanya mengandung bahan-bahan seperti baking soda, alkohol, dan hydrogen peroxide yang dapat membuat kulit wajahmu kering.

Logikanya begini, nyatanya pasta gigi dirancang khusus untuk gigi. Struktur gigi jauh lebih kuat dibandingkan dengan permukaan kulit wajah. Pasta gigi memiliki PH yang terlalu asam yang dapat merusak kulit wajah.

3. Memakai masker di dalam pesawat

Wah, ada-ada saja ya trend beberapa tahun belakangan ini, dimana orang-orang memakai sheet mask di dalam pesawat.

Perlu diketahui, bahwa udara di pesawat sangat kering, karena tidak ada kadar air pada udara di dalamnya. Sehingga saat menggunakan sheet mask, hidrasi di dalam kulit akan menguap.

So, wajahmu tidak akan mendapatkan hidrasi yang diperlukan kulit wajah.

Selain itu, ketika kamu di dalam pesawat saat matahari terbit, kulit kamu akan terkena langsung sinar UVA lebih dari biasanya. Karena kamu berada lebih dekat dengan matahari. Serta UVA akan memberi dampak buruk pada wajah.

Oleh karena itu, pastikan sudah pakai skin care routinemu sebelum naik pesawat ya.

4. Aplikator serum langsung menyentuh wajah

Aplikator Serum

Secara nggak sadar terkadang kita menaruh serum, dengan aplikator yang ikut menyentuh wajah. Hal itu, menyebabkan aplikator tercampur dengan bakteri yang ada pada wajah.

Apalagi aplikatornya dimasukkan kembali, secara otomatis bakterinya akan tercampur dengan serum, dan akan berdampak buruk pada kandungan serum.

Dan perlu diingat bahwa penggunaan serum yang baik, hanya 5-6 tetes saja. Karena penggunaan yang berlebihan dapat membuat kulitmu kewalahan menyerapnya, dan dapat berdampak buruk pada wajahmu.

5. Menggunakan Pelembap dengan SPF, namun tidak menggunakan Sunscreen

Pelembap + SPF tidak bisa dipakai sebanyak sunscreen. Sebab pemakaian pelembap untuk dewasa paling banyak hanya 1 ruas jari. Dan untuk remaja hanya 2 ruas jari.

Jadi, penggunaan pelembap + SPF tidak dapat menggantikan sunscreen. Pelembap saja tidak dapat memenuhi SPF yang diperlukan kulit wajah.

Perlu diketahui, Sunscreen SPF dibawah 30 dan Suncreen SPF di atas 50, tidak terlalu efektif melindungi kulit wajah.

So, sunscreen tetap diperlukan ya gengs.
Gunakan Sunscreen yang efektif dengan SPF 30 atau SPF 50 ya.

 

You May Also Like

About the Author: Nurhanifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *