6 Manfaat Bernyanyi untuk Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

/
/
/
13 Views
manfaat bernyanyi

untuk kesehatan. Semua orang setuju bahwa bernyanyi adalah menyenangkan. Tapi Anda harus tahu bahwa bernyanyi ternyata bukan hanya untuk saja, tetapi juga bisa menyehatkan lho.

Bernyanyi dikatakan bisa menghilangkan stres, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa sakit, hingga meningkatkan rasa kebersamaan yang lebih tinggi. Bahkan bernyanyi bisa mengurangi kebiasaan mendengkur ketika tidur.

yang disebutkan tadi memang berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang melibatkan ilmuwan dari berbagai latar belakang pendidikan, yang dilansir dari Healthline.

Berikut 6 untuk

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Bernyanyi bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Pendapat itu memang tidak asing di telinga, namun kita kadang belum mendapat penjelasan ilmiahnya.

Berdasarkan hasil penelitian sejumlah ilmuwan bahwa bernyanyi memang baik untuk tubuh dan jiwa Anda.
Ada beberapa bukti bahwa bernyanyi bisa meningkatkan daya tahan tubuh Anda dan membantu menyembuhkan badan dari penyakit.

Misalnya, sebuah studi dilakukan oleh National Center for Biotechnology Information pada 2004 yang membandingkan dampak bernyanyi dan mendengarkan musik.

Subjek yang diteliti dibagi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk bernyanyi, dan lainnya mendengarkan musik.

Mereka yang bernyanyi menunjukkan tingkat imunoglobulin A yang lebih tinggi. Apa itu imunoglobulin A? Ia adalah sebuah antibodi yang dikeluarkan tubuh dalam membantu menghadang infeksi.

Sementara paritisipan yang mendengarkan musik (tanpa bernyanyi bersama) hanya bisa membuang hormon stres, tetapi tidak merangsang sistem kekebalan tubuh.

2. Meredakan stres

Manfaat lain dari menyanyi adalah meredekan stres. Penelitian yang dilakukan Centre for Performance Science, Royal College of Music, London, Inggris, pada tahun 2007, ada perbedaan tingkat hormon stres atau kortisol pada partisipan sebelum dan sesudah bernyanyi.

Peneliti menemukan bahwa jumlah hormon stres lebih rendah setelah bernyanyi. Ini artinya bahwa orang merasa akan lebih relaks setelah mereka menyanyikan sebuah lagu.

Hasil riset para ilmuwan juga membuktikan bahwa menyanyi mengurangi tingkat stres.

Studi yang sama dilakukan pada 2015 oleh lembaga Centre for Performance Science, Royal College of Music.

Mereka menemukan bahwa orang yang bernyanyi, tingkat kortisol atau hormon stres air liurnya naik. Itu artinya bahwa ketika orang bernyanyi, hormon stresnya merendah.

3. Mengurangi rasa sakit

Bernyanyi juga bisa berdampak pada tubuh mengeluarkan endrofin.

Menurut laman Alodokter, endorfin adalah zat kimia seperti morfin yang dapat dihasilkan secara alami oleh tubuh dan memiliki peran dalam membantu mengurangi rasa sakit saat memicu perasaan positif. Hormon endorfin diproduksi oleh kelenjar pituari dan sistem saraf pusat manusia.

Dengan kata lain, hormon ini membantu orang meningkatkan perasan positif, bahkan bisa mengubah persepsi Anda tentang rasa sakit.

Kemudian sejumlah psikolog melakukan studi pada 2012 dan menemukan bahwa bernyanyi, menabuh drum, dan menari secara berkelompok, bisa mengeluarkan hormon yang mampu meningkatkan toleransi rasa sakit Anda.

Para peneliti mencatat bahwa perasaan hubungan sosial berperan dalam mengurangi rasa sakit.

4. Mengurangi dengkur

Anda mungkin jengkel jika pasangan Anda mendengkur ketika tidur. Coba sarankan dia untuk rajin bernyanyi. Sebab, bernyanyi diyakini bisa mengurangi dengkur.

Teori ilmiahnya adalah dari sebuah studi yang dilakukan pada 2008 oleh ilmuwan. Mereka mewawancarai pasangan anggota paduan suara yang suka mendengkur.

Lalu mereka membandingkannnya dengan pasangan mendengkur tetapi tidak bernyanyi.
Hasilnya menunjukkan tingkat dengkur pasangan anggota paduan suara menurun drastis. Sebab, mereka sering bernyanyi.

Alhasil, para peneliti merekomendasikan bahwa bernyanyi secara teratur bisa menjadi terapi bagi mereka yang suka mendengkur.

5. Meningkatkan fungsi paru-paru

Ketika seseorang bernyanyi, melakukan dua hal, yakni pernafasan dalam dan kontrol atas penggunaan otot sistem pernafasan.

Dengan demikian, disimpulkan bahwa bernyanyi bermanfaat untuk pernafasan dan paru-paru. Ini artinya, bernyanyi bisa mengurangi penderitaan bagi penderita asma, kanker, gangguan paru kronis, fibrosis kistik dan lainnya.

Namun bernyanyi dalam kondisi ini bukan bersifat menyembuhkan, melainkan ada manfaat berupa penguatan dalam sistem pernafasan.

Penelitan lain menyebutkan bahwa bernyanyi bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah.

Di luar itu, bernyanyi juga bisa meningkatkan suasana hati (mood) dan rasa hubungan sosial yang lebih besar.

6. Membangun rasa saling memiliki

Ketika Anda bernyanyi dengan orang lain, Anda kemungkinan akan merasa memiliki sejenis persahabatan dan ikatan seperti yang dialami tim sepak bola.

Sebuah studi dari National Institute of Health pada 2014 yang melibatkan 11.256 siswa sekolah, para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang terlibat kegiatan menyanyi dan musik mengembangkan rasa keterlibatan sosial dan komunitas yang kuat.

Selanjutnya dalam studi pada 2016 yang melibatkan paritisipan 375 orang dewasa, ilmuwan menemukan bahwa orang yang bernyanyi bersama dalam sebuah kelompok memiliki rasa hubungan bermakna dan sejahtera yang lebih tinggi daripada yang bernyanyi solo.

Salah satu neurokimia yang dilepaskan ketika orang merasa ada keterikatan bersama adalah oksitosin, yang dikenal sebagai hormon cinta atau kasih sayang.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar
English Indonesian
Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :