Alogaritma Baru Google 2020, Apa yang Harus Dilakukan Blogger?

alogaritma baru

Google memiliki sejarah panjang tentang pembaharuan alogaritma yang terkenal, sebuah penyegaran dan perubahan indeks pencarian.

Berikut ini adalah penjelasan update alogaritma pencarian Google utama yang mengalami perubahan pada Mei 2020.

Update Inti 2020

Google mengumumkan update inti pada Maei 2020. Ini merupakan update inti kedua tahun 2020. Sebelumnya, update serupa muncul pada Januari 2020.

Secara historis, google telah merilis pdate alogaritma inti setiap beberapa bulan. Pembaharuan pada Mei 2020 dilakukan hanya tiga berselang setelah update serupa pada Januari di tahun yang sama.

Apa update inti 2020? Google tidak menyebutkan secara spesifik. Namun sejumlah ahli SEO menyatakan update Google Mei 2020 berdampak besar pada trafik website, terutama untuk niche Keuangan dan kesehatan. Trafik kedua niche tersebut menanjak tajam.

Update Inti Google pada Mei 2020 berdampak secara global, bukan hanya pada negara atau wilayah tertentu.

Apa yang berubah pada alogaritma terbaru Google Mei 2020? Google tidak menjelaskan secar spesifik. Namun ia hanya memberikan semacam perumpaan.

Misalnya, ketika Anda membuat konten daftar 100 film keren tahun 2015. Beberapa tahun kemudian pada 2019, Anda memperbaharui daftar tersebut. Daftar tersebut akan berubah secara alamiah. Namun beberapa film baru dan bagus yang sebelumnya tidak muncul akan menjadi kandidat untuk masuk ke peringkat di pencarian Google. Bahkan film tersebut kemungkinan besar akan masuk peringkat pertama.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh blogger atau pengelola website? Google menyarankan diam saja. Jangan ada tindakan apa pun, apalagi tindakan tersebut akhirnya salah. Google memastikan tidak ada yang salah dengan blog meski performanya kurang bagus. Intinya Google menyarankan sabar saja ketika web Anda terpukul oleh update alogaritma baru Mei 2020.

Kendati Google menyarankan jangan melakukan tindakan apa apun, namun pakar SEO menyatakan setidaknya harus ada tindakan evaluasi yang harus dilakukan oleh pengelola web atau blog. Evaluasi tersebut mengacu pada nasihat Google pada 2011 silam. Berikut apa yang harus divaluasi oleh pengelola blog atau web.

  • Apakah konten memberikan informasi, pelaporan, penelitian, atau analisis asli?
  • Apakah konten memberikan deskripsi topik yang substansial, lengkap, atau komprehensif?
  • Apakah konten memberikan analisis mendalam atau informasi menarik yang sangat jelas?
  • Jika konten mengacu pada sumber lain, apakah konten tersebut menghindari penyalinan atau penulisan ulang sumber tersebut dan sebaliknya memberikan nilai tambah dan orisinalitas yang substansial?
  • Apakah judul dan / atau judul halaman memberikan ringkasan konten yang deskriptif dan bermanfaat?
  • Apakah judul dan / atau judul halaman menghindar dari sifat berlebihan atau mengejutkan?
  • Apakah ini jenis laman yang ingin Anda tandai, bagikan dengan teman, atau rekomendasikan?
  • Apakah Anda berharap untuk melihat konten ini di atau direferensikan oleh majalah cetak, ensiklopedia, atau buku?

Ini menunjukkan bahwa Google masih menekankan pada konten-konten yang asli atau original. Perubahan alogaritma apapun yang dilakukan Google, konten original tetap menjadi syarat utama ketika blog atau website tetap bertahan di peringkat pertama Google.

You May Also Like

About the Author: Farid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *