Cara Mengecek Bantuan Subsidi Upah untuk Guru

/
/
/
2 Views
BSU untuk guru

Untuk mengecek penerima bantuan subsidi upah dari Kemdikbud untuk guru dan tenaga pendidik lainnya bisa dilakukan di beberapa tempat. Berikut penjelasannya.

Ada tiga website yang bisa dikunjungi untuk memeriksa penerima bantuan langsung tunai untuk tenaga pendidik itu. Antara lain di info gtk dan pddikti.

Sementara untuk pendidik dan tenaga pendidikan non-PNS bisa memeriksanya melalui laman info gtk. Besaran BLT yang diterima sebanyak p 1,8 juta per orang.

Lalu bagi dosen dan PTK di perguruan tinggi, bisa mengecek bantuan upah subsidi melalui pddikti.kemdikbud.go.id.

Setelah masuk ke situs tersebut, guru dan PTK langsung login. Selanjutnya silakan cek rekening dan syarat yang belum terpenuhi untuk mendapatkan BSU sebesar Rp 1,8 juta dari Kemdikbud.

Berikut cara lengkap cek BSU

1. Login laman info.gtk.kemdikbud.go.id bagi para guru-guru dan pddikti.kemdikbud.go.id untuk PTK perguruan tinggi.

2. Login dengan memasukkan e-mail yang telah diverifikasi atau melakukan pengaturan ulang melalui Dapodik sekolah masing-masing bila terjadi kesalahan data.

3. Untuk membuka Info GTK, gunakan akun PTK yang terverifikasi.

4. Pastikan menggunakan e-mail yang aktif.

5. Setelah masuk, nantinya akan muncul informasi terkait status pencairan dan syarat-syarat yang belum terpenuhi.

Para guru dan PTK juga bisa mengetahui cara mencairkan bantuan tersebut di bank penyalur.

Bantuan subsidi upah

Sebelumnya, Kemdikbud mengeluarkan program bantuan subsidi upah (BSU) bagi pendidik dan tenaga pendidik non-PNS untuk tahun 2020 pada Selasa (17/11/2020) lalu. Bantuan tersebut Rp 1,8 juta dan belum dipotong pajak.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan bantuan tersebut diberikan bagi guru dan tenaga pendidik yang terdampak -19. Pemerintah memberikan bantuan itu karena guru dan tenaga pendidik merupakan ujung tombak pendidikan di Indonesia.

Mendikbud mengatakan, BSU itu disalurkan secara bertahap hingga akhir November 2020. Kemdikbud sudah membuat rekening-rekening baru di sejumlah bank bagi guru dan PTK penerima bantuan tersebut.

Syarat calon penerima BSU

Sementara itu, guru dan tenaga pendidikan yang ingin mendapatkan bantuan subsidi upah harus memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan. Berikut syaratnyaa:

1. Warga negara Indonesia (WNI)

2. Bukan pegawai negeri sipil

3. Memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan

4. Tidak menerima bantuan subsidi upah atau gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan

5. Tidak menerima kartu prakerja sampai tanggal 1 Oktober 2020

Salah satu syarat calon penerima BSU adalah tidak menerima kartu prakerja dan bantuan dari Kemnaker. Syarat itu diberlakukan agar bantuan dari pemerintah tidak tumpang tindih sehingga bisa menimbulkan kesan tidak adil. Jangan sampai ada individu yang menerima bantuan berlimpah, sementara yang lainnya tidak mendapat bantuan apa-apa.

Cara mencairkan bantuan dari Kemdikbud

Bagi guru dan tenaga pendidikan yang dinyatakan sebagai penerima bantuan subsidi upah dari Kemdikbud, harus mengetahui cara pencairan bantuan serupa BLT itu. Berikut cara mencairkan BSU menurut Buku Saku Tanya Jawab Seputar NSI Kemendikbud.

1. membuatkan rekening baru untuk setiap PTK penerima BSU Kemendikbud.

PTK mengakses Info GTK (info.gtk.kemdikbud.go.id) atau Pangkalan Data Dikti (pddikti.kemdikbud.go.id) untuk menemukan informasi rekening bank masing-masing dan lokasi cabang bank penyalur untuk pencairan bantuan.

2. PTK menyiapkan dokumen pencairan BSU Kemendikbud sesuai dengan informasi yang didapatkan.

– Kartu Tanda Penduduk (KTP)

– Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada

– Surat Keputusan Penerima BSU Kemdikbud yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti

– Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, diberi materai, dan ditandatangan.

3. PTK membawa dokumen yang dipersyaratkan dan menunjukkan ke petugas bank penyalur untuk diperiksa.

PTK diberikan waktu mengaktifkan rekening dan mencairkan bantuan hingga tanggal 30 Juni 2021.

Kriteria penerima BSU Kemdikbud

Pendidik dan Tenaga Pendidikan yang berstatus non-PNS meliputi:

– Dosen

– Guru

– Guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah

– Pendidik PAUD

– Pendidik kesetaraan

– Tenaga perpustakaan

– Tenaga laboratorium

– Tenaga Administrasi

Di semua sekolah dan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di lingkungan Kemdikbud.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar
English Indonesian
Ad Clicks :Ad Views :