Dampak Buruk Gawai pada Anak dan Cara Ampuh Mengatasinya

/
/
/
5 Views
Dampak buruk gawai pada anak

Hari ini sudah tidak bisa dihindari lagi bahwa gawai menjadi mainan anak-anak setiap hari. Hampir semua anak dari usia balita hingga SD sudah biasa memainkan gawai. Mulai dari menonton video YouTube, TikTok hingga bermain game.

Namun tahukah Anda bahwa bermain gadget jika tidak dikontrol dengan baik berdampak buruk pada anak. Selain mematikan kreativitas anak, bermain gawai juga bisa berpengaruh pada sikap dan perilaku anak. Apalagi jika konten yang ditontonnya khusus untuk dewasa.

Dampak buruk gawai pada anak

Anak-anak pada usia 0 hingga 5 tahun adalah masa periode emas. Pada usia rentang itu, anak-anak sedang mengalami tumbuh kembang pesat, mulai dari aspek kecerdasan emosi, intelektual, dan spiritual.

Jika pada periode itu, anak sudah disuguhkan konten-konten yang tak pantas di gawai, akan berdampak pada buruk pada mereka untuk ke depannya. Berikut dampak buruk gawai terhadap anak dilansir dari Liputan6.com.

1. Menghambat perkembangan otak

Jika anak kecanduan gadget, maka perkembangan otaknya akan menurun. Berdasarkan penelitian bahwa, anak yang kecanduan gadget akan mengalami perubahan struktur otak. Hal itu akan berdampak pada kemampuan koginitif anak, seperti daya ingat, bahasa, daya tangka, memori dan konsentrasi.

2. Penglihatan terganggu

Jika anak keseringan melihat konten-konten gawai, penglihatannya akan mengalami kerusakan.

Mata yang terpapar radiasi dari layar ponsel. Jika dibiarkan, lama-lama mata akan mengalami kerusakan.

3. Obesitas

Anak yang kencaduan gawai menjadi kurang aktif. Mereka akan manteng berjam-jama di depan gadget, baik sambil duduk maupun tiduran. Hal ini akan menyebabkan anak kurang gerak sehingga tubuh tidak mampu membakar kaloresi dan itu berpotensi menyebabkan obesitas.

Diketahui bahwa obesitas bisa menimbulkan komplikasi seperti diabetes, serangan jantung dan stroke.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa satu dari tiga anak di Amerika Serikat mengalami obesitas akibat keseringan bermain gawai.

4. Temperemental

Dampak buruk lainnya gawai terhadap anak adalah mudah marah atau temperamental. Sikap anak berubah menjadi agresif karena terlalu bermain gawai. Ketika tumbuh dewasa, anak-anak yang kecaduan gawai kemungkinan besar tidak akan mematuhi orangtua.

Cara ampuh mengatasi anak kecanduan gawai

Untuk mencegah dampak buruk gawai terhadap anak, ada beberapa solusi ampuh yang bisa dilakukan oleh para orangtua.

1. Buat batasan waktu

Anak tidak bisa dihindari dari bermain gawai. Oleh karena itu, agar tidak kecanduan, para orangtua harus mampu memberi batasan waktu.

Buatlah jadwal bermain gawai. Beri mereka waktu 1 jam sehari untuk bermain gadget. Sisanya bisa dialihkan ke kegiatan positif lainnya.

Saat bermain gadget pun, anak-anak harus diawasi. Usahakan instal aplikasi yang mendidik untuk anak.

2. Beri teladan

Biasanya awal mula anak bermain gadget adalah meniru orangtuanya. Anak usia balita akan terus memperhatikan kegiatan orangtua dan menirunya di kemudian hari. Jika waktu Anda dihabiskan bermain gawai, maka itu juga akan ditiru oleh anaknya.

Oleh karena itu, orangtua juga mampu membatasi diri bermain gawai. Jika memang menggunakan gawai untuk pekerjaan, usahakan kegiatan itu tidak dilakukan di depan anak.

3. Ajak anak bersosialisasi dengan teman sebaya

Anda bisa mengundang teman-teman sebaya ke rumah agar bisa bermain dengan anak Anda. Sediakanlah beberapa permainan yang bisa dilakukan bersama-sama.

Banyak mainan anak-anak yang bagus dan mendidik yang tersedia di toko baik offline maupun online.

Untuk membeli mainan anak berkualitas dengan harga terjangkau, Anda bisa membelinya di rupa-rupa.com. Banyak mainan yang didiskon hingga 50 persen. Silakan klik tautan ini jika Anda berminat untuk membelinya. Slakan masukkan kode TOYSCB10 untuk mendapat diskon menarik:

 

 

 

This div height required for enabling the sticky sidebar
English Indonesian
Ad Clicks :Ad Views :