Dedi Mulyadi Satukan Ibu dan Anak yang Konflik, Keduanya Diajak Umrah

/
/
/
18 Views
dedi mulyadi

Meski sempat ngotot tidak akan mencabut laporannya kepada polisi dan tetap ingin memenjarakan sang ibu, Agesti akhirnya luluh juga. Ia akhirnya bersedia damai dan meminta maaf kepada ibunya, Sumiyatun.

Konflik ibu dan anak itu selesai dan keduanya menyatu berkat kerja keras anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang ingin mendamaikan mereka. Bagi Dedi, kesalahan apa pun yang dilakukan ibu, tidak pantas seorang anak melaporkan perempuan yang melahirkannya itu ke polisi. Apalagi alasannya terbilang sepele, hanya karena pakaiannya dibuang.

Dedi mendamaikan ibu dan putrinya di Demak pada Rabu (13/1/2021).

Agesti akhirnya mencabut laporan tersebut. Ibu dan anak ini kini berdamai, berpelukan dan saling memaafkan. Proses damai itu disaksikan disaksikan Dedi Mulyadi, Kapolres Demak, Kajari dan jajarannya.
“Parantos beres. Alhamdulillah mereka damai. Laporannya dicabut,” kata Dedi kepada Jalurtujuh.com, Rabu (13/1/2021).

Proses perdamaian keduanya dengan pendampingan. Agesti didampingi ketua Barisan Ksatria Nusantara Gus Rofik dari Kediri. Sementara ibunya didampingi Dedi Mulyadi beserta pengacara.

Menurut Dedi, kebetulan Gus Rofik berkomunikasi dengan putri yang berkonflik dengan ibunya itu untuk pendampingan. Sebab, Agesti mengalami bullying pasca-pelaporannya sehingga perlu didampingi secara psikologis hukum.

Agesti akhirnya sadar dan ia pun berinisiatif ke Demak dikawal BKN. Dedi pun menyusul ke Demak dan bertemu Agesti dan Gus Rofik di Hotel Amantis.

Keduanya pun sepakat perkara ini dicabut. Mereka saling memaafkan dengan disaksikan Kajari, Kapolre dan jajarannya.

“Kedua pihak ketemu, saling maafkan, menangis. Perkaranya dicabut. Sekarang sedang proses restorasi justice karena kasusnya sudah kadung P21,” kata Dedi dilansir Kompas.com.

Janjikan beasiswa

Dedi menjanjikan beasiswa untuk Agesti selama kuliah di Universitas Pertamina sampai lulus. Selain itu, Agesti dan ibunya pun akan diberangkatkan umrah.

Agesti membenarkan ia sudah mencabut laporannya di polisi. Ia mengaku merasa tidak tenang setelah pelaporan itu. Namun kini ia sudah lega karena bisa berdamai dengan ibunya
“Alhamdulillah, lega,” katanya.

Agesti mengaku berkunjung ke rumah ibunya di Demak sebelum ia berangkat ke Jakarta.
Sumiyatun (36) juga mengaku sangat bahagia bisa berdamai dan bertemu dengan putrinya. Apalagi, Sumiyatun tidak bertemu dengan putrinya selama 6 bulan.

“Iya alhamdulillah saat ini merasa lebih bahagia ketemu anak. Lama tak bertemu hampir setengah tahun, mulai Agustus. Tapi sekarang bisa bertemu lagi,” kata Sumiyatun.

Sumiyatun mengucapkan terima kasih kepada Dedi Mulyadi yang sudah berjuang mendamaikan diri dengan anaknya.

Sebelumnya, Agesti melaporkan ibunya, Sumiyatun, warga Demak, Jawa Tengah, ke polisi karena pakaiannya dibuang. Polisi pun menindaklanjuti laporan itu dan mengancam Sumiyatun hukuman 5 tahun penjara.

Namun kini kasus tersebut sudah dianggap selesai dan Agesti bersedia mencabut laporannya di polisi atas dasar kesadaran dan tanpa paksaan.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar
English Indonesian
Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :