Hanya Satu Kekurangan Smartphone Evercross A7T

Agak sedikit membingungkan melihat spesifikasi smartphone Evercross A7T. Sebab, kendati ditenagai prosesor 1,3 GHz, ponsel Android 4.2 Jelly Bean ini hanya diberi RAM 256MB. Padahal teknologi prosesornya sudah dual core. Mengapa RAM-nya tidak 512MB yang merupakan standar RAM ponsel Android masa kini? Apalagi jika melihat harganya Rp 700.000, maka dipastikan sulit bersaing karena ada ponsel sekelas Evercross A7T yang didukung RAM 512MB dengan harga relatif sama, Mito A90 misalnya.

Padahal, menurut hemati kami, RAM sangat penting menunjang kinerja prosesor. Semakin besar RAM, maka kinerja ponsel semakin cepat dan bagus pula. Namun ya itu mungkin sudah menjadi “takdir” Evercross A7T yang hanya diberi “otak” rendah.

Kendati demikian, ada beberapa spesifikasi smartphone 4 inci ini yang layak diacungkan jempol. Misalnya teknologi layar WVGA yang bisa menampilkan gambar cerah dan hemat energi. Dibanding layar TFT, WVGA masih terbilang lumayan kendati kurang renponsif.

Keunggulan lainnya dari Evercros A7T adalah konektivitas. Sebagaimana sudah menjadi tren saat ini, ponsel besutan Evercross ini juga menganut SIM ganda yang dua-duanya aktif. Menariknya, kedua SIM ini juga didukung jaringan 3G dan HSPA. Itu artinya, Anda bisa menjelajah internet dengan kedua SIM. Di ponsel lain, sebut saja Oppo Muse R821 yang mengusung dual SIM, namun dukungan 3G cuma satu.

Kamera 5MP juga layak dijadikan kelebihan Evercross A7T. Ponsel murah ini masih bisa dipersenjatai kamera 5MP di belakang dan 1,3MP di depan. Cukup jarang ponsel seharga Rp 700.000 diberi kamera 5MP walaupun kurang bagus ketika dipakai memotret objek dalam suasana rendah cahaya.

Lalu selebihnya, Evercross A7T memiliki spesifikasi standar. Misalnya, wifi, bluetooh dan microUSB. Audio lumayan bagus, apalagi jika memakai headphone, kualitas suara jernih dan menggelegar berkat fitur bass booster dan 3D effect.

Tinggalkan komentar