Keunikan Bunga Edelweis dan Larangan untuk Memetiknya

  • Whatsapp
keunikan edelwis
Bunga edelwis

Bunga edelweis merupakan tanaman yang biasa hidup di pegunungan. Bunga tersebut langka dan unik hingga keberadaannya dilindungi Undang-undang.

Pemerintah melarang keras mencabu bunga edelweis dan jika ada orang yang melakukannya, maka sanksi hukum menanti.

Baru-baru ini sempat viral seorang pendaki memetika bunga edelweis di Gunung Lawu. Sontak aksi itu mengundang kecaman netizen.

Kenapa bunga edelweis begitu istimewa? Berdasarkan catatan Harian Kompas yang diterbitkan Kompas.com, bunga edelweis dengan nama latin Anaphalis javanica itu biasa tumbuh dengan ketinggian 4 meter. Biasanya bunga dengan setinggi itu memiliki usia yang sangat panjang.

Amir Hamzah dan M Toha dalam bukunya, The Mountain Flora of Java menyebutkan, bunga edelweis yang paling tinggi berada di Gunung Sumbing. Tanaman itu memiliki batang setinggi 8 meter dengan diamter 15 cm. Bunga itu diperkirakan berusia 100 tahun.

Keunikan bunga edelweis

Sebagaimana disinggung sebelumnya, bunga edelweis adalah tanaman unik sehingga banyak orang memburunya. Dulu, para pendaki kerap membawa bunga edelweis sebagai kenangan-kenangan seusai mendaki di sebuah gunung.

Namun karena kini dilindungi oleh Undang-undang, maka siapa pun dilarang untuk memetik bunga tersebut. Jika ngotot mengambilnya, maka akan kena sanksi berupa denda Rp 50 juta.

Lalu apa keunikan bunga edelweis hingga dilarang untuk dipetik?

1. Bunga abadi

Edelweis disebut bunga abadi karena usianya sangat panjang, bahkan bisa melebihi usia manusia.

Sebagaimana disinggung sebelumnya, ada bunga edelweis yang diduga berusia 100 tahun di Gunung Sumbing.

2. Bisa hidup tanpa air

Salah satu keunikan lainnya dari bunga edelweis adalah tahan di berbagai jenis tanah dan cuaca. Bahkan, bunga ini masih bisa hidup meski tanpa air.

Makanya, bunga ini juga bisa hidup tanah tandus atau daerah yang minim air.

3. Hanya tumbuh di pegunungan

Meski bisa tumbuh di mana saja dan tanpa air, namun bunga edelweis hanya bisa ditemukan di pegunungan. Tanaman ini termasuk jenis perdu yang tumbuh di gunung.

Di Indoensia sendiri, bunga edelweis terdapat di Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Papandayan, Gunung Kerinci, Gunung Welirang dan Gunung Rinjani.

4. Bunga langka

Bunga edelweis termasuk bunga langka yang tampilan fisiknya memang khas. Hanya tampak batang dan bunga tanpa ada daun-daun. Namun usianya bisa mencapai ratusan tahun.

Karena langka, siapa pun yang memetiknya bisa dikenai sanksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Pasal 33 ayat 1 dan 2 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem dan UU Nomor 41 Tahun 1999. Sanksinya berupa penjara paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp 50 juta.

5. Bunga indah

Bunga edelweis memiliki waktu mekar yang sangat lama, yakni sekitar 10 tahun dan mampu menjaga pesona dalam jangka waktu sekian lama.

Hamparan bunga edelweis di pegunungan membuat pemandangannya indah. Pesonanya tidak akan luntur meski didera berbagai cuaca, mulai hujan hingga kemarau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *