Kisah Pilu, Jasad Kakak Jadi Pelampung untuk Selamatkan Adiknya

  • Whatsapp
tenggelam
Ilustrasi tenggelam

Halo sobat Okitu, ini adalah kisah pilu sebuah keluarga di Kalimantan Barat. Seorang ibu tidak sengaja menjadikan jasad anak tertuanya menjadi pelampung untuk adik korban saat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di sungai.

Peristiwa kisah kasih itu terjadi di sebuah sungai di Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (21/6/2019) malam lalu.

Ceritanya, saat itu Juraida bersama suaminya, Eko Kusdianto yang merupakan anggota Kodim Ketapang, beserta dua anaknya hendak pergi rumah kerabat mereka di Parit Masigi, Desa Ambawang Kuala. Mereka menumpangi perahu kato bertolak dari Desa Mega Timur.

Di tengah perjalanan, Eko tiba-tiba pindah posisi duduk. Perpindahan yang secara tiba-tiba itu membuat perahu kato oleng lalu tenggelam.

Juraida yang dalam kondisi tenggelam berusaha menyelamatkan dua anaknya, Khairunisa Endah Kurnia (12) dan Haizah Khumairah (2). Sedari awal, Juraidah memang sudah mendekap si kecil Hafizah dan kemudian berusaha meraih tangan Khairunisa. Saat itu kondisi cukup gelap dan arus sungai cukup kuat.

Juraida lalu meminta Khairunisa untuk memegang adiknya sambil dia berusaha berenang ke tepian membawa kedua anaknya.

“Tapi karena arus cukup kuat, saya juga tidak terlalu kuat menahan mereka berdua dan akhirnya saya jadikan tubuh kakak sebagai pelampung adiknya sambil terus berusaha mendorong mereka ke tepi,” kata Juraidah dikutp Liputan6.com, Minggu (30/6/2019).

Setelah mereka sampai ke tepi sungai, Juraida mendapati anak yang besar, Khairunisa sudah tak bernyawa. Diduga, Khairunisa sudah meninggal saat tubuhnya menjadi pelampung untuk sang adik.

Juraida kemudian meminta tolong. Sejumlah warga yang mendengar teriakan tolong segera menghampiri keluarga nahas itu dan menolongnya. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit setempat.

Sementara nasib suami Juraidah, Eko hingga saat ini belum bisa dipastikan. Pada Minggu (23/6/2019) lalu, Eko masih dicari. Bahkan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bersama Dandim Ketapang Letkol Kav Jami’an, Kepala Basarnas Pontianak Hery Marantika dan jajaran Polsek Sungai Ambawang, sebagaimana dilansir Antaranews, ikut mencari Eko. Hingga kini belum ada kabar apakah Eko sudah ditemukan atau belum.

Sobat Okitu semuanya, mari kita doakan agar Pak Eko bisa ditemukan dan korban meninggal Khairunisa semoga masuk surga. Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan atas cobaan ini. Amin.

Sumber: Liputan6, Antaranews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *