Mi Rebeh, Kuliner Khas Kampung Kolecer Tingkatkan Imunitas

  • Whatsapp

Kampung Kolecer di Cisayong bukan hanya menyajikan alam yang sejuk dan pemandangan unik Kolecer, tetapi juga kuliner yang khas dan unik, yakni Mi Rebeh. Hal unik dari makanan mi ini adalah campuran bahan-bahan rempah yang dianggap mampu meningkatkan imunitas di tengah pandemi.

Mi Rebeh ini memang terbilang baru dalam menu yang ditawarkan sebuah kafe di Kampung Kolecer. Namun demikian, mesti pendatang baru, namun mi ini diminati para pengunjung Kampung Kolecer.

Hal itu terlihat dari antusiasnya pengunjung, terutama kaum hawa, menikmati mi Rebeh seusai olahraga bersepeda. Tentu saja kenikmatan mi Rebeh ini disempurnakan dengan keindahan kampung wisata alam yang terbilang baru di Kabupaten Tasikmalaya ini.

“Pedesaannya dapat, enak kok suasannya. Ini yang dicari. Kita kalau gowes-gowes nyari yang ada tempatnya,” kata Eva Lidia, salah satu pembeli Mi Rebeh sebagaimana dilansir Trans TV.

Mi Rebeh mengandung rempah-rempah menyehatkan

Hal sama juga dirasakan rekan Eva, Lidia Tanaman yang juga sesama pegowes. Lidia mengaku rasa Mi Rebeh sangat pas di lidah. Takaran bahan-bahan rempah juga sudah tepat. Apalagi ditambah dengan telur rebus yang bagus untuk kesehatan.

“Ini ada telurnya, sehat, ada rempah-remah, sayur. Rempah-rempahnya pas banget. Takarannya sesuai,” katanya di sela menyantap Mi Rebeh.

Tingkatkan imunitas

Pemilik kuliner mi Rebeh, kinkin mengatakan, pihaknya menamai Rebeh pada kulinernya bukan tanpa dasar. Rebeh diadopsi dari bahasa Sunda yang berarti menangis. Ya, orang yang makan mi Rebeh ini raut wajahnya Rebeh alias seperti menangis karena rasa pedas-pedas nikmat.

Menurut Kinkin, kuliner Mi Rebeh dihadirkan dengan bahan mi, telur, sayur mayur dan rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, dan cengkih mirip kuah rendang. Lalu di atasnya memakai topping sayuran dan irisan cabai rawit.

“Yang menjadi ciri khas Mi Rebeh itu adalah kuah dan rempah-rempah,” kata Kinkin.

Menyajikan Mi Rebeh

Menurutnya, Mi Rebeh ini cocok di masa pandemi karena mengandung rempah-rempah yang bagus untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh.

“Cocok untuk masa pandemi ini karena kita butuh rempah-rempah untuk imunitas,” katanya.

Untuk bisa menikmati Mi Rebeh, Anda hanya mengeluarkan uang Rp 15.000. Ya harga yang terbilang murah untuk menu yang nikmati dan mengandung bahan menyehatkan itu.

Cara menuju Kampung Kolecer

Kampung Kolecer sendiri berada di Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Untuk menjangkau wisata alam itu bisa melewati dua jalur. Pertama adalah jalur nasional dari Rajapolah menuju Pagendingan. Lalu di pertigaan belok kanan menuju Desa Cisayong yang merupakan ibu kota Kecamatan Cisayong. Ketika sudah berada di pusat kota, ada gang sebelah kiri yang merupakan pintu masuk menuju Kampung Kolecer.

Kampung Kolecer

Sementara jalur lainnya adalah via Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga). Jalur ini terbilang lebih cepat dan praktis. Kalau Anda dari Jakarta dan Bandung, ketika keluar dari terminal Ciawi langsung menyeberang ke jalan menuju Singaparna. Anda lurus saja sampai menemukan perempatan kecil di daerah Cisayong. Anda lalu belok kiri dan sekitar 500 meter akan menemui pintu masuk Kampung Kolecer.

Selain menghadirkan Mi Rebeh, kafe tersebut menyajikan kopi khas Kolcer dan kopi lainnya seperti kopi vietnam, capuccino dan lainnya. Kopi tersebut disajikan oleh seorang barista yang sudah terlatih.

Ada juga nasi timbel di saung terpisah yang berada di belakang kafe kopi kolecer. Saung nasi timbel ini menyajikan makanan khas Sunda yang bisa dinikmati dengan suasana alam pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *