Suara Dentuman Misterius, dari Jakarta, Bandung hingga Jateng

  • Whatsapp
dentuman misterius
Ilustrasi dentuman di langit

Suara dentuman misterius kembali terdengar dua kali di DKI Jakarta, Minggu (20/9/2020). Suara tersebut menghebohkan masyarakat, terutama netizen di media sosial.

“Ada dentuman apa itu dua kali? Jakarta ada apa?” tulis Nes, pemilik akun Twitter @wannabpsychlgts.

“Dentuman. Rada mirip yang Maret kmrin,” timpal Rishanda Singgih, pemilik akun @aiyu_asyaka.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari otoritas setempat soal sumber suara dentuman tersebut. Warganet masih heboh dengan fenomena misterius itu.

Suara dentuman misterius itu bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, suara dentuman itu pernah terdengar di tiga daerah dengan waktu yang berbeda.

Dentuman di Bandung

Pada Kamis, 21 Mei 2020 lalu terjadi dentuman di Bandung sekitar pukul 09.30. Dentuman itu terdengar dari langit dan mengagetkan warga di Buah Batu, Arcamanik, Cimagi dan Pasir Koja hingga Kabupaten Bandung.

Dilansir Kumparan, dalam enam bulan terakhir, warga tiga daerah mendengar suara dentuman yang hingga kini masih misterius.

Suara dentuman pertama terjadi di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek) pada Sabtu 14/4/2020) lalu sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Hingga pagi pukul 06.00 WIB, suara dentuman itu masih terdengar. Lalu pada pukul 11.00 WIB, suara dentuman kembali terdengar. Hingga kini penyebab dentuman itu masih misterius.

Awalnya, warga menduga suara dentuman itu berasal dari letusan Gunung Anak Krakatau yang memang saat bersamaan mengalami erupsi pada Jumat (10/4/2020) sekitar pukul 22.35 dan baru berhenti pada pukul 03.00 WIB. Sebab, dentuman itu disertai dengan getaran.

Namun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologo (PVMBG) meragukan dugaan itu. Menurut PVMBG, aktivitas di Gunung Anak Krakatau bersifat strombolin alias ringan sehingga suara dentuman itu kemungkinan bukan dari gunung aktif tersebut.

Dentuman di Jateng

Suara dentuman serupa juga pernah terdengar oleh masyarakat Jawa Tengah pada Senin (11/5/2020). Warga mendengar suara misterius itu dari langit.

Warga beberapa daerah di Jateng mendengar suara dentuman tersebut. Mereka di antaranya dari Solo, Semarang, Sragen, Boyolali, Grobogan hingga Kendal.

Dentuman itu bukan suara petir karena menurut Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa di wilayah yang masyarakatnya mendengar suara dentuman keras tidak ada aktivitas petir besar.

Lalu beberapa spekulasi muncul bahwa dentuman suara itu salah satunya berasal dari fenomena asteroid yang saat itu mendekati bumi.

Namun spekulasi itu terbantahkan ketika Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menyebutkan tidak ada informasi soal asteroid yang mendekati bumi.

Dentuman di Bandung Raya

Dentuman keras juga terjadi di Bandung Raya pada Kamis (12/5/2020) lalu sekitar pukul 09.30 WIB. Lagi-lagi dentuman itu berasal dari langit dan terjadi hingga pukul 10.00 WIB.

Fenomena alam itu membuat heboh warganet di Twitter. Bahkan ada warganet yang mengunggah video suara dentuman itu.

Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya menyebutkan tidak ada gempa bumi dalam rentang waktu pukul 00.00 WIB hingga 10.00 WIB. Cuaca dalam rentang waktu itu juga cerah.

Hingga kini suara dentuman dari tiga wilayah itu masih misterus dan tak terpecahkan. Kini, suara dentuman itu kembali terdengar di Jakarta pada hari Minggu (20/9/2020). Semoga dentuman itu bukan sebuah tanda-tanda petaka.

Sumber: Kumparan

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *