Tiga Cara Bisnis Minim Modal Selama Pandemi

Pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan usai membuat bisnis harus mencari solusi kreatif yang bisa memastikan bisnis berjalan seefisien mungkin di masa sulit ini.

Maka tak heran apabila mayoritas perusahaan mempercepat proses digitalisasi dan pengadopsian teknologi untuk bisa menjalankan bisnis minim modal selama pandemi.

Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya bisnis dan menunjang kebutuhan bisnis yang beroperasi secara remote, mengingat adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh pemerintah dalam upaya meminimalisir penyebaran virus.

Dalam proses transformasi tersebut, terdapat tiga teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk menghemat biaya bisnis selama pandemi masih berlangsung, yaitu:

1. Solusi Video Conferencing

Walaupun bekerja secara remote, kolaborasi dan komunikasi antar pekerja tetaplah penting untuk dijaga agar tujuan bisnis tetap tercapai di masa pandemi sekarang. Beberapa solusi yang populer digunakan adalah Google Meet, Microsoft Teams, dan Zoom. Pengguna Zoom yang dulunya hanya mencapai 10 juta tiap harinya, meningkat drastis hingga 300 juta pada April 2020.

Dengan adanya solusi di atas, bisnis bisa tetap berhubungan tanpa harus bertatap muka secara langsung. Tentunya, hal ini akan menghemat biaya bisnis dari segi sewa kantor maupun perjalanan dinas. Semua ini bisa dicapai melalui video conferencing platform yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

2. Otomatisasi dan Robot

Social distancing telah menjadi norma baru selama bekerja di era pandemi. Hal ini mengurangi efisiensi kinerja bisnis, karena jumlah pekerja yang bisa bekerja secara bersamaan berkurang. Maka, investasi pada otomatisasi dan robot kian meningkat. Tak hanya itu, robot yang bisa digunakan 24 jam penuh akan menghemat biaya bisnis, berbeda dengan manusia yang butuh istirahat. Terakhir, robot juga bisa diprogram untuk melakukan tugas sehari-hari secara otomatis. Dengan demikian, meminimalisir human error.

Satu contoh adalah Amazon, salah satu e-commerce platform terbesar di dunia yang telah mempekerjakan 200 ribu robot di seluruh warehouse mereka di Amerika Serikat. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring dengan masih berlangsungnya pandemi. Robot dan otomatisasi bisa dimanfaatkan untuk efisiensi biaya dan proses bisnis tiap harinya.

3. Cloud Platform

Dengan adanya kebijakan Work From Home (WFH), bisnis membutuhkan solusi yang memungkinkan para karyawan untuk mengakses data bisnis dari mana saja, tak hanya terbatas oleh lingkungan kantor. Untuk itu, kehadiran solusi cloud computing bisa menjadi solusi ideal. Dengan menyimpan data bisnis di cloud, karyawan bisa mengakses data bisnis dengan mudah di manapun.

Selain keunggulan di atas, cloud computing juga menjanjikan keamanan optimal yang juga ditunjang dengan skalabilitas. Hal ini akan memudahkan bisnis menyimpan data dalam jumlah besar seiring dengan berkembangnya bisnis. Mayoritas cloud provider menganut sistem pembayaran as you go model, yang berarti pembayaran bisa disesuaikan dengan penggunaan dan budget bisnis.

Mengoptimisasi Cloud dengan Strategi Multi-Cloud

Memang benar, memigrasikan data, aplikasi, dan workload bisnis on-premise ke cloud memberikan kinerja dan keamanan yang lebih baik.

Namun, bisnis harus memilih cloud platform dan tipe cloud (private, cloud, dan hybrid) yang sesuai untuk setiap workload dan aplikasi yang dimiliki.

Oleh sebab itu, bisnis mulai mengadopsi infrastruktur multi-cloud, di mana bisnis memiliki lebih dari satu cloud platform dan tipe cloud.

Hal ini untuk memastikan semua komponen bisnis yang ada berjalan secara optimal, baik dari segi kinerja, keamanan, maupun biaya.

Tak dapat dipungkiri mengelola multi-cloud bisa menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis. Hal ini dikarenakan adanya berbagai dashboard dan konfigurasi yang berbeda bagi setiap platform.

Tak jarang bisnis menghabiskan banyak waktu dan resources untuk mengatasi permasalahan tersebut, Menyadari hal ini, Inovasi Informatika Indonesia (i3) sebagai salah satu IT expert di Indonesia telah merilis Avvan, sebuah solusi multi-cloud management platform.

Apa itu Avvan & Apa Keunggulannya?

Avvan merupakan multi-cloud management platform yang dikembangkan secara mandiri oleh i3. Dengan Avvan, bisnis bisa mengelola hingga 15 cloud platform berbeda yang meliputi Amazon Web Services, Google Cloud, dan Microsoft Azure dari satu dashboard saja. Melalui fitur cost insight, Avvan akan memonitor dan mengoptimalkan penggunaan cloud, sehingga biaya cloud bisa diperkirakan dengan tepat dan sesuai budget.

Avvan juga memiliki kapabilitas self-service yang berarti penjadwalan, workflow, dan lainnya bisa diotomatisasi berdasarkan Role Based Access yang diberikan ke administrator. Hal ini memberikan administrator kebebasan untuk berfokus pada bagian bisnis yang lebih penting dibandingkan menjalankan semua proses secara manual. Dilengkapi dengan fitur alert dan monitoring, Avvan juga dapat memastikan keamanan cloud dan penggunaan yang sesuai.

Efisiensi bisnis adalah tujuan dari semua bisnis, apalagi di tengah pandemi yang sedang melanda. Salah satu caranya adalah dengan mengadopsi solusi multi-cloud yang mudah dikelola melalui Avvan. Bagi bisnis yang ingin mendapatkan keunggulan Avvan, silakan hubungi info@i-3.co.id.

Tinggalkan komentar